Sistem digital 3b

Nama: Galuh Ariska Widya Putri 

Nim: 148320723060

Kelas: 3b PTI

Pengertian Gerbang Logika

Gerbang logika atau logic gate adalah bagian dasar dari perancangan sistem elektronika digital untuk mengubah masukan (input) menjadi sinyal keluaran (output) yang logis sebagai hasil dari voltase atau arus.

Gerbang logika direpresentasikan oleh angka biner atau tabel kebenaran, yaitu simbol 1 dan 0. Kedua angka ini akan menggambarkan benar (TRUE) dan salah (FALSE), tinggi (HIGH) dan rendah (LOW), serta hidup (ON) dan mati (OFF).

Contoh dari penerapan gerbang logika adalah ketika menyalakan barang elektronik. Dengan sebuah saklar, kita dapat mengoperasikan barang tersebut menjadi hidup (ON) atau mati (OFF).

Gerbang logika memiliki tiga bagian, yaitu transistor, resistor, dan dioda. Ketiga bagian ini bergabung untuk beroperasi secara sederhana ataupun kompleks menurut Laksamana Rajendra dalam situs Universitas Sains dan Teknologi Komputer (STEKOM).

Jenis Gerbang Logika

Mengutip Universitas Sains dan Teknologi Komputer, ada sejumlah jenis logic gate yang digunakan secara umum. Berikut adalah tujuh jenis gerbang logika:

Gerbang AND

Gerbang AND merupakan jenis gerbang logika yang memerlukan dua input atau lebih untuk menghasilkan satu output. Hasil output akan berupa 0 bila semua atau salah satu inputnya merupakan bilangan biner 0. Sebaliknya, jika semua input adalah bilangan biner 1, outputnya pun juga 1.

Gerbang OR

Jenis kedua adalah gerbang OR, yaitu jenis gerbang logika yang sama seperti gerbang AND, memerlukan dua input untuk menghasilkan satu output. Gerbang OR menghasilkan input 1 bila semua atau salah satu input adalah bilangan biner 1. Sementara itu, output menghasilkan 0 bila inputnya bilangan biner 0.

Gerbang NOT

Gerbang NOT merupakan jenis gerbang yang berfungsi sebagai pembalik keadaan. Bila input bernilai 1, outputnya bernilai 0. Begitupun sebaliknya, output bernilai 1 bila inputnya bernilai 0.

Gerbang NAND

Jenis gerbang ini merupakan gabungan gerbang AND dan NOT. Artinya, nilai output gerbang NAND adalah kebalikan dari gerbang AND.

Gerbang NOR

Gerbang ini menjadi gabungan dari gerbang OR dan NOT. Output yang dihasilkan NOR adalah kebalikan dari gerbang OR.

Gerbang XOR

Jenis gerbang logika berikutnya adalah XOR yang membutuhkan dua input juga untuk menghasilkan satu output. Dalam jenis gerbang ini, output yang dihasilkan adalah bilangan biner 1 jika kedua inputnya memiliki bilangan yang berbeda. Sementara itu, bila kedua inputnya merupakan bilangan yang sama, hasil outputnya adalah bilangan biner 0.

Gerbang XNOR

Gerbang terakhir adalah XNOR. Gerbang ini adalah kebalikan dari XNOR. Bila kedua input yang dimasukkan berbeda, outputnya yang dihasilkan bilangan biner 0. Outputnya akan berupa bilangan biner 1 bila kedua input yang dimasukkan sama.

Fungsi Gerbang Logika

Fungsi dari gerbang logika adalah membentuk sirkuit digital yang terintegrasi. Gerbang logika sendiri merupakan logika dasar yang mendorong terjadinya fungsi tersebut.

Secara umum, bilangan biner yang digunakan dalam logic gate atau gerbang logika adalah 0 atau 1. Kedua bilangan biner ini bisa juga diartikan sebagai true atau false.

Simbol Gerbang Logika

Setelah mengetahui pengertian, jenis-jenis, dan fungsi dari gerbang logika, kita juga perlu mengetahui simbol-simbol yang digunakannya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Data mining 4B